≈ MaKlumat ≈

Terhitung Mulai Tanggal 9 Juni 2009, Kelima blog (beserta seluruh Kontennya) atas nama Mbah MD sudah dilimpahKan Kepada CiPung aKa PungguK KooKKaburra.

Sebagai pewaris tahta Kerajaan KooKKaburra Bisnis Inc. THUS pemiliK tunggal (pemegang 100% saham) PungguK KooKKaburra (selanjutnya disebut "Owner"), memiliKi tanggung jawab dan Kewenangan sepenuhnya terhadap blog-blog tersebut.

MaKlumat ini dapat diubah dalam waKtu seKonyong-Konyong tanpa pemberitahuan sebelum dan sesudahnya.

ttd.

Owner
≈ PungguK KooKKaburra ≈

Saturday, 28 June 2008

Rasa Sayang - When I miss Tempe ...

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Rasa Sayang?

Wey Navigation?

Yap! Itulah kapal Rasa Sayang (RS) ...?
Nggak tau milik siapa?
Akankah "RS" itu berlabuh di tempat yang sama?




When I Need You (Leo Sayer)

Source: CroBeLLaa@YouTube.com


More Than I Can Say (Leo Sayer)
adityakumardsv@YouTube

Rasa Sayang, Leo Sayer n a Pink Rose ... for everybody ...

PeSen: Jangan tangis2-an yee .... nikmati aje hasil "pancingan" aye kemaren ;)

Friday, 27 June 2008

Kripik Pisang, Mpok?

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Selamat hari Jumat, Mpok. Selamat menyambut akhir pekan. Mbah dah siapin camilan nih, kripik picang nyang kriuk-kriuk. Cuman sayang ... buatan Philipina nggak se-crunchy dan segurih buatan Indonesia. Selamat menikmati :) Sisain buat DD n AA ... yeee...!

Thursday, 26 June 2008

There are Plenty More Fish in the Sea ...

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Mawar Putih Basah

Keputusan Upiek sudah bulat bundar
Sesuai dengan petunjuk Penunggu Kolam Teratai
Tepat pukul lima pagi dini hari Upiek harus pergi
Meninggalkan Kolam Ikan Mas
I quit, I quit, I quit
Berkali-kali kalimat itu diulangnya dalam hati

Untuk keluar dari Old Gum Tree,
Upiek harus melewati Kolam Kerajaan
There are plenty more fish in the pond ...
Tidak hanya yang Emas,
ada yang Kuning Muda,
Hitam dan Belang-belang

Di Kolam Biru,
Pangeran Muda Mas Emas
sibuk menyeleksi tiga Teratai Putih dari Kolam Putih
untuk dipetik dan disunting menjadi Puteri Mahkota
Satu teratai Coklat sudah dipecat,
di-diskualifikasi karena tidak memenuhi syarat
Berani-beraninya menghujat
Baginda Raja dan Pangeran Muda Mas yang terhormat
Kolam Mas tidak mengenal sistem matrilinial
Tak ada kompromi dengan perempuan - it's man's way
"My Way," kata mereka serentak


My Way (Frank Sinatra)

Source: pjnoodles@YouTube

Upiek memutuskan untuk duduk di KURSI
dan mengecek ulang isi Tas Punggung nya
Semuanya lengkap
Sarung Oengoe, itu nyang terpenting
Harta peninggalan The Late Kookkaburra Senior, mertuanya

Upiek teringat ...
K%K pernah bercerita tentang
kampung kelahiran nya
tentang Kolam Ikan Mini
di rumah The Kookkaburras
Kolam mungil yang terbuat dari semen
yang luasnya tak lebih dari 1,5 m x 1,5 m

Tentang poda-poda (nasihat) almarhum ayah mertuanya ...
mengenai IKAN

"Kalau kau sayang sama ikan itu, jangan kau sium-sium, jangan kau peluk-peluk atau kau gendong-gendong! Jangan kau elus-elus dan kau katakan 'sayang, sayang.' Matilah dia! Biarkan dia berenang di Kolam, dan hidup di habitatnya. Disana dia akan lebih berbahagia."

Tiba-tiba, dari balik rerumputan air,
muncullah Ikan Senior.
"Kau mau pergi kemana, Upiek?" tanya Ikan Senior
"Ke Taman Pelangi, Kookkaburra Coklat itu yang akan membawa ku pergi," jawab Upiek
"Oh, gitu ..."
"Apakah kau melihat kawanku, si Tukang Gambar lewat sini?"
"Tukang Potret, maksudmu?"
"Bukan, Tukang Gambar yang Tengil itu."
"Oh, yang sisirus eh maksudku yang sirius itu?"
"Eh, sembarangan! Tampang boleh sirius, tapi goretannya itu loh, menggelitik seluruh pancaindra - impresip dan amat sangat ekspresip, sip, sip dah! Pelit dalam kata, tapi bisa didengar dan dibaca dari karyanya"
"Kenapa kau mencarinya?"
"Just to say goodbye, sampaikan salamku kalau dia lewat sini, ya ... aku harus pergi sekarang," kata Upiek datar.

Tak lama kemudian ... berangkatlah Upiek bersama Kookkaburra Coklat ke Taman Pelangi.


Burung Gereja (Nugie)
Source: kireta666@YouTube.com

Monday, 23 June 2008

"KoKo" Balasan Buat LR

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

La Rose said...

Pagi juga Mbah..kek nya antara aye ama japie lebih baik tetap menjadi kekasih gelap aja deh biar nggak "hamil"..wakakaka..iye japie dan aye kangen ama KooK.Mungkin KooK nggak nongol gara2 aye usil kali ye,nebak-nebak kelaminnya padahal aye bencada..hiks..aye nyesel deh jadinya,mudah2an cucu Mbah gak marah ame aye..kalau ketemu cucunya salam deh *cup* dari aye. June 21, 2008 4:53 PM

Mbah MD menjawab:
Kehkehkeh, Mpok lutu cekali! Mbah juga merasa lebih baik menjadi kekasih gelap nya Mpok juga (emang si Mpok mau?) Jangan kuwatir, Mbah mah dah masuk masa Andropause, jadi dah nggak bisa "menghamiliiii."

Maap ye Mpok, secara ... si KooK itu dah "matek" dah kagak berdarah lagi. Jadi ya ... kagak bakalan nongol lagi. Yang lalu biarlah berlalu - Let bygones be bygones. Klo nggak ada bygone semprot ya ... pake nyang BeBaQaran ajah;)

Mbah mah yakin, bahwa KooK dulunya nggak pernah punye pikiran kalo si Mpok "usil" - nebak2 kelamin itu mah di dunia maya dah jamak. Jadi Mpok jangan merasa berasa bersalah, ato nyesel - kagak ade nyang perlu disesalkan. Mbah yakin cucu Mbah itu kagak pernah marah tentang masalah nyang satu itu.

Wiken kemarin Mbah ke makam KooK dan ngabarin bahwa La Rose kirim *cup*. Nah gimana klo Mbah yang balas *cup* nya ;) boleh kan? Yang penting suka sama suka, setubuh?

Oh iya, berdasarkan surat wasiat KooK, Mpok mendapat sekuntum Rose Kuning ... nyang basah kena air ujan dan airmata Mbah ... hiks.

Selain Kembang Rose, KooK juga berpesan agar Mbah muterin lagu "ciuman terakhir." Abisna KooK sangat terkesan dengan *cup* nya Mpok, terutama nyang di kening itu. Pan ade syairnye tuh:

I won't forget the way you're kissing
The feeling's so strong
were lasting for so long
But I'm not the man your heart is missing
That's why you go away I know ...

Hiks, gitu aje ye Mpok ... *cup* n enjoy!

That's Why You Go Away (Michael Learns To Rock)
Source:
shaofengjp@YouTube

Nanya Bah! (NB):
Nanya ni Mpok (ato pemirsa yang maha mendengar dan melihat dengan matahati) - itung2 iseng2 berhadiah: Apa sih arti sebuah ciuman? Apakah dengan sebuah ciuman serta-merta seseorang itu dah mau "diapain" geto? Jawab ya Mpok ... cemakin ngaco dan lutu cemakin ceruuuu! Tak tunggu lho.

Saturday, 21 June 2008

(The) King, Hall and Abu

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Martin Luther King, Jr (1929 - 1968) bilang:

Evelyn Beatrice Hall (1868 - 1919) bilang:

Upik(nya) Abu (born unknown - lived unknown) bilang: Only TIME will tell ...

PS: 'lom di-fired kan, say? (Masa iya si Uman mo minta dikembaliin ;))

Tuesday, 17 June 2008

Kursi Kursi yang Diduduki dan ... yang Tersandung

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Sesuai dengan anjuran seorang MD (Medical Doctor) yang mengkhawatirkan keadaan Kursi, dan untuk menenangkan hati LR, teman Kookkaburra semasa hidupnya, akhirnya pada hari Sabtu 'kemarin' Mbah membawa Kursi ke NEW Gum Tree untuk memperoleh terapi alam yang istilah medisnya adalah "the cure."

Kebetulan pada akhir pekan itu, di New Gum Tree, ada kegiatan tahunan yang sedang berlangsung selama dua hari. Kami (Mbah dan Kursi) pun kemudian memutuskan untuk melakukan perjalanan pada Hari Sabtu. Bis Sekolah yang berwarna Merah Djamboe menurunkan kami tepat di depan arena kegiatan tersebut.

Jam belum menunjukkan angka sebelas yang merupakan jam dimulainya kegiatan itu. Maka kami mengambil kesepakatan untuk masuk ke dalam Taman New Gum Tree yang letaknya hanya sepenggalah dari tempat perhelatan itu diadakan.


Sebenarnya, Kursi juga mempunyai keinginan untuk menguji berapa banyak sebenarnya kapasitas sebuah kursi dalam menampung penumpang. Akhirnya, kami mengamati bangku-bangku yang ada di taman terutama yang berada di seputar Kolam SuSu. Selain itu, kami juga menghitung jumlah orang yang menduduki bangku pada saat yang bersamaan.

Di salah satu sudut Kolam SuSu, ada seorang Pria yang tampaknya sangat betah duduk di satu bangku. Dia sedang asyik membaca buku, ditemani sekelompok Merpati termasuk Meri~E~ (Meri = Merpati) yang, seperti biasa, sangat inkuisitif. Pria yang sesekali diganggu oleh merpati itu tampak menikmati keberadaan dan komunikasi yang terjalin diantara dirinya, buku yang dibacanya, dan keriangan Meri-meri yang mengelilinginya.

Di sudut sebelah kiri Kolam, ada sepasang kekasih yang duduk dengan mesranya sambil menikmati mentari pagi. Entah apa yang mereka perbincangkan, yang pasti bahasa tubuh mereka menyiratkan makna. Mereka kelihatan sangat menikmati kebersamaan itu.

Sederetan bangku yang berhadapan dengan Kolam SuSu masing-masing ditempati dengan satu, dua dan tiga orang. Hari itu hari Sabtu. Pantas saja ramai. Bangku-bangku di taman itu nyaris terisi semuanya. Ada hukum tak tertulis untuk tidak menduduki kursi yang sedang diduduki orang. Kalaupun terpaksa karena tak ada pilihan lain, ada saja orang-orang 'sopan' yang bertanya apakah dia boleh duduk di bangku yang sama. Di tempat umum seperti taman, jarang sekali orang bertanya "Is this seat taken?" apabila mereka mau duduk di sisi bangku yang benar-benar kelihatan kosong.

Tak jauh dari kursi dimana dua sejoli tadi duduk, terlihat ada empat orang yang menduduki sebuah bangku. Sepertinya mereka mempunyai hubungan keluarga satu sama lain. Apakah empat merupakan jumlah maksimal yang dapat dimuati oleh satu bangku? Apakah jumlah tersebut membuat orang yang menduduki dan yang diduduki merasa nyaman dan aman? Sepertinya memang demikian adanya. Mereka dapat 'melepaskan' sedikit beban yang mereka bawa atau yang mereka kenakan seperti jaket atau botol minuman yang mereka bawa agar supaya mereka dapat duduk dan begerak dengan lebih leluasa.

Nun dekat sebatang pohon yang rindang, kami melihat sekelompok ibu-ibu. Satu, dua, tiga, empat dan lima! Ternyata lima orang masih dapat ditampung oleh satu kursi. Sementara itu orang-orang yang duduk pun masih merasa nyaman. Apakah kunci dari 'kenyamanan' itu? Salah seorang dari dari lima perempuan yang duduk di bangku itu hanya menduduki sebagian dari kursi dan tampak menikmati posisinya dan komunikasi yang tengah berlangsung.

Setelah memperhatikan tingkah-polah orang-orang yang menikmati suasana di Taman New Gum Tree, Kursi kelihatan sangat puas dan merasa nyaman. MD benar, kunjungan ke taman sungguh bersifat teraputik. Anjurannya sangat mandjur-djur-djur-djur. Sepertinya keadaan Kursi sudah jauh lebih baik dan kamipun bersiap-siap menuju lapangan dimana acara sudah dimulai.

Baru saja kami mau berkemas-kemas, kami didatangi Meri CokRat dan Meri Ireng. Mereka sedang membicarakan sesuatu, tepat di depan bangku dimana kami duduk. Ternyata mereka sedang membicarakan kursi kosong yang baru saja kami duduki.

Meri Ireng: CokRat, eloe tau nggak, gimana caranya manjat Kursi?
Meri CokRat: Ireng, Ireng ... nyang gituan aja ditanya. Emang kagak diajarin ame emak loe waktu loe masih orok? Ato ame pasangan eloe, pas abis loe bilang, Yes, I do?
Meri Ireng: Kursi nyang ini laen, Rat. Lagi berobat jalan. Pegangan tangannya dulu pernah patah berat, gw kagak berani ...
Meri CokRat: Just do it!

Meri Ireng: Apa? Duit? Fulus?
Meri CokRat: Ngaco loe ...


Meri Ireng: Hehehe ... gw kan becanda! (Katanya dengan malu ati sampai merem-melek.) Gw nanya-nya sirius nech.
Meri CokRat: Lha sayap eloe masih lurus, belon bengkok ato patah, apalagi terbakar angus gitu, kagak berani manjat? Just do it and relax! The rest will take care of itself.

Secara spontan Mbah menimpali: Just do it, lakoni aja. Que sera sera ...

Dan sepertinya itulah yang dilakukan Meri Ireng, memanjat ... Kami segera bergegas pergi dan tak tahu yang terjadi selanjutnya.

Beberapa saat kemudian kami sudah berada di arena dan menikmati keramaian yang ada. Kami baru saja melampaui beberapa stand, ketika tiba-tiba ... kaki Kursi kesandung sesuatu. Brruuuk! Ada apa gerangan? Ternyata Kursi tersandung papan pajangan, dimana tergantung beberapa jam dinding, salah satunya adalah 'jam CHE' (perhatikan di pojok kiri dekat 'bendera' Amerika).

Sambil berteriak "au, au, au," secara tak sengaja mata Kursi kembali terbentur dengan sosok Che, kali ini tepat di sebelah Union Jack.

Ban(d)anas ..., anyone?

Maaf, ceritanya kepotong sampai disini, kaki Kursi perlu mendapat perawatan.

Friday, 13 June 2008

Friday 13th: A Lesson from a Spider

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Friday 13th not more unlucky, Dutch study shows

Bagaimana menurut cucu-cucu dan 'pemirsa' yang lain?

Barusan Mbah jalan-jalan lagi di taman, sekalian nengok Kursi. Salah satu cucu Mbah yang nggak mau disebutkan namanya bilang ada yang 'copot' - entah apa yang copet, eh copot tersebut. Setelah Mbah bertemu dengan Kursi ... wuih! Ternyata bukan hanya copot tapi rontokS. Apakah gara-gara hari ini adalah Friday 13th? Tentu saja tidak!

Tak jauh dari tempat dimana Kursi berada eh ada tanaman kecil berbunga Merah Djamboe.

Tumbuhan yang tak berdaun ini, tingginya hanya sebatas tinggi rumput seperti tampak pada foto di atas. Jadi bunganya termasuk relatif kecil.

Nah ketika memotret bunga Merah Djamboe inilah Mbah melihat ada sarang Laba-laba berikut seekor Laba-laba kecil.

Selama beberapa kali jepretan, Laba-laba tersebut tidak bergerak. Mbah pun yang awalnya agak jiper, semakin berani untuk memotret lebih dekat lagi. (Hmmm ... seandainya Mbah punya 'lensa tele/makro' tentu Mbah nggak perlu ketakutan begini dan beginu.)

Tak lama kemudian Laba-laba itu meninggalkan sarangnya, menuruni ranting tanaman kecil tersebut dengan hati-hati sekali. Perlahan tapi pasti - persis seperti Sang Bangau tempo hari, ketika turun dari dahan kayu untuk menemui ke lima teman-temannya.

Perasaan takut Mbah mulai memudar dan Mbah pun lebih memfokuskan sasaran pada 'wajah' si Laba-laba. And ... guess what? Laba-laba-nya tersenyum manis dan berkata: "Peek-a-boo!"

Ternyata oh ternyata ... Laba-laba itu tidak 'seseyem' yang Mbah duga.

Sesampainya di rumah, Mbah konsultasi dengan Wikipedia dan setelah membaca mengenai Laba-laba ini, Mbah baru tau bahwa - tanpa bermaksud membedakan Laba-laba berdasarkan jenis kelaminnya - ada jenis Laba-laba yang disebut dengan Widow Spider. Mengapa dinamakan demikian? Menurut Wikipedia:

"
This genus of spiders received their name because widow females frequently consume the males after mating, leaving them widowed."

Setelah membaca keterangan dari Wikipedia ini, Mbah memanjatkan (si) Syukur, karena meskipun Mbah ini 'fiktif,' tapi Mbah berwujud manusia yang punya rasa takut, BUKAN Spider, pemangsa pasangannya.

Thank God it's Friday 13th!

Tuesday, 10 June 2008

Keselek Apa Hari Ini, Chayank?

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Tadi siang Mbah pergi ke Taman Old Gum Tree untuk membesuk Kursi, karena kabarnya sandarannya kram. Maklumlah udara semakin baik dan semakin banyak orang yang duduk bersandar-ria di Kursi.

Kursi sangat gembira mengetahui bahwa teman-teman Kursi (cucu-cucu Mbah) sehat-sehat semua dan selera makannya bagus. Ketika Mbah cerita bahwa ada salah satu cucu Mbah yang keselek tulang ikan, Kursi tak dapat menahan rasa geli dan tertawa terpingkal-pingkal sampai sandarannya yang dulu pernah patah itu terpelintir sedikit. Ouuch!

Selain tak kuat menahan beban pengunjung taman yang duduk dan bersandar secara silih berganti dan ditambah dengan luka lama, terjadilah kecelakaan kecil itu. Tapi sekarang keadaan Kursi sudah agak baikan. Mbah lampirkan foto Kursi yang terbaru supaya teman-teman Kursi tidak terlalu cemas

Sekembalinya dari Taman, Mbah bersua dengan sang Bangau lagi. Kali ini dia terlihat sedang berjemur di atas sebatang dahan.

Selang beberapa saat, Bangau itupun turun meniti dahan kayu tersebut.

Dia berjalan dengan penuh hati-hati sekali.

Persis seperti seekor kucing yang berjalan di atas atap seng yang panas. Apa sebenarnya yang akan dilakukannya?

Ah ternyata dia hanya sekedar bertutur-sapa dengan lima kawanan Canada Geese, teman-temannya yang kebetulan lewat.

Setelah kelima angsa tersebut lewat, Sang Bangau tampak berdiri dengan penuh siaga. Dia tidak merubah posisinya dalam beberapa lama. Tampaknya dia seperti menunggu sesuatu dengan sabarnya. Entah apa menu makan siangnya hari ini. Mungkin Pecel Lele ;)

Duh seandainya ...

Monday, 9 June 2008

What's For Lunch?

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Melihat bangau di Old Gum Tree aja jarang-jarang, apalagi memotretnya. Foto berikut ini diambil tadi siang, ketika Sang Bangau sedang berburu nyamuk dan mancing ikan.

Seandainya ... aku punya sayap ...
Seandainya Mbah punya DSLR .... foto yang ketiga (terakhir) itu pasti kereeen dech ;).

Selamat Ulang Tahun, Chayank!

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Toek special someone,

Chayank,
aku bukan orang yang pandai merangkai kata
bukan pula orang yang bertahta,
ataupun berharta.

Aku cuma
mau berdoa
semoga
mulai dari hari yang istimewa,
hidupmu dihiasi bianglala,
selalu penuh warna.

Sebanyak warna
yang ada
di depan mata.
(Ku 'geser' sedikit ya ...)
Ngu-Me-Jing-Ku-Hi-Ru-La
Mmua, mua, mua(aaaach!)

P.S: I chose this picture, 'cos I love it - hope U will, as well.



Only You (The Platters)
Source: sylviaberaldi@YouTube.com

Dijadwalkan terbit pada hari Senin tanggal 9 Juni 2008 jam 00:09

Thursday, 5 June 2008

To Anonymous Dancing Star

~ Mbah MD - Old gum Tree ~

I tell you: one must have chaos within oneself, to give birth to a dancing star
~ Friedrich Nietzsche ~

Wednesday, 4 June 2008

Iris Monsters

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Letih lesu ...
Hentikan langkahku ...


Semalaman aku tak bisa tidur nyenyak
Begitu tulisanku yang kujadwalkan

sesuai dengan tanggal kelahiranku

kuterbitkan,

tak ada nyali untuk 'buka' kompi

Mungkin waktunya sudah tiba

Mereka (bertiga?) pasti akan membunuhku

Pagi-pagi sekali aku pergi
Menyelusuri telaga itu

Ah ... Iris yang seminggu lalu

baru memunculkan kuncupnya

sudah mulai bermekaran
Ada sarang laba-laba
Sarang yang oleh K%K kecil disebut "nenen"
Sarang yang dulu selalu membuat K%K bergidik
dan lari terbirit-birit
bahkan menjerit-jerit

Manik-manik embun
Menghiasi Iris Pseudacorus
atau yang biasa disebut Yellow Iris
atau Yellow Flag

Nama atau kata Iris yang berasal dari bahasa Yunani ini
mempunyai pengertian
Rainbow

Sepertinya hari ini adalah my lucky day
Kutemukan beberapa monster,

berterbangan dan menari-nari
Mengitari Yellow Iris

Seekor serangga
menyusupi celah-celah kelopak Iris


merayap dari satu kelopak
ke kelopak yang lain


menghisap sari madu

Kumbang pun berusaha keras untuk hinggap

dan bercumbu dengannya

mengisap dari satu sudut

ke sudut yang lain

Tak hanya kumbang yang datang menghampiri

Semut-semut kecil pun turut menikmati

Sudah beberapa hari ini
Tak kulihat mentari
Tapi pagi ini ...
Aku memanjatkan syukur

Oh, masih bersinar Matahariku.


Tuesday, 3 June 2008

Monster Merah Djamboe

~ Mbah MD - Old Gum Tree ~

Karena kegemarannya 'membubuhkan' (hmm kek tanda tangan ajah) honey, instead of gula, ke dalam (minuman) teh, The Late Kookkaburra pernah dijuluki, affectionately, dengan Honey Monster (HM) oleh seseorang. Apa sih, HM ini?

Sepertinya, asal-muasal sebutan HM ini dapat ditelusuri melalui (maaf kalau ada yang alergi) Wikipedia. Adalah perusahaan Honey Monster Food yang pada tahun 1957 memproduksi cereal dengan merek dagang Sugar Puffs. Istilah Honey Monster menjadi semakin populer semenjak iklan produk sarapan pagi tersebut merambah televisi pada tahun 1970an.

Salah satu public figure yang mendapat julukan kesayangan ini (HM) adalah Leigh Lewis.


Foto di bawah ini bercerita tentang 'Monster' yang sangat menyukai Kembang Merah Djamboe, maka dari itu diberilah julukan Monster Merah Djamboe (MMD).

Pada suatu hari Poernama memergoki MMD tengah memandang nanar ke arah jendela, dimana Makam Terindah berada. Sementara itu Mrs Rainbow 'menempel' dan memperhatikan dengan harap-harap cemas, khawatir apabila MMD masuk perangkap.

Kurang lebih tiga hari tiga malam MMD duduk sambil nongkrong di Kembang Merah Djamboe, entah apa yang dipandangnya disana. Entah apa yang telah mempesonanya. Entah apa gerangan yang dinantinya. Seikat kembang kah? Tak mungkin ... ! Dia bisa membeli seluruh bunga yang paling indah, yang paling mahal, yang paling semerbak, yang paling banyak madunya, dan yang paling segar yang ada di seantero jagad! Hanya dengan satu click! Bukankah MMD's determination is unstoppable? Tetapi ... hal ini tak jua menyurutkan niat Poernama untuk sekedar menunjukkan penampakkannya.


Poernama pun bersiap-siap, berdandan dan mengenakan kostum yang senada, ala Barbie, duh kompak dan serasi. Hanya satu yang sangat disayangkan, MMD bergeming - pandangannya tetap terpaku pada jendela - miles away. Dia memang punya KHARISMA. Kharisma yang sempat membuat Mamaz yang cantik jelita bak diva itu grogi menentukan tempat randevouz yang pertama kali - in a parking lot. Mammamia! Mamaz, wanita modern yang santun itupun menjadi sal-ting. Bukankah penikmat madu di seluruh dunia memantau detik demi detik kegelisahan dan kegundahan yang dilukiskan begitu detilnya? Mamaz yang harum mewangi itu sebenarnya paham dengan siapa sebenarnya dia pernah 'wakuncar.'

Sementara itu ... Poernama terus memandang ke depan. Sorot matanya tajam - smart. Si Kumbang masih hinggap, terduduk dan belum juga terbang ataupun beranjak pergi. Dalam sesaat, keduanya bersanding dalam diam. Kesenyapan berbalutkan sesuatu yang tak dapat diungkapkan dalam kata-kata. Tanpa ekspresi yang berarti, mereka berdua tampak serius bahkan cenderung 'dingin'. Sibuk dengan pikirannya masing-masing. Tak lama kemudian ... tuuuuing ... secara serentak MMD dan Poernama pun melesat terbang. Hilang dari pandangan.

Dari tempat persembunyiannya, Mrs
Rainbow bersorak kegirangan. "Yes!" hanya itu yang dipekikkannya. Poernama tersenyum malu ... Untuk sementara dia berlindung di balik awan.

Hari itu ...

Datang Boelan (Poernama)

Ke Taman Old Gum Tree

Dibawanya si Bintang Merah Djamboe


Didudukkannya Bintang di Kursi
"Cicit datang, nih"
, celotehnya kenes
Lalu diletakkannya tangannya

Pada sandaran tangan Kursi


Betapa mungil tangannya
Betapa hangat genggamannya

Ada yang basah ...

Tergenang

"Tiga hari, tiga malam, aku ngidam gudeg dan krupuk jingga muda dan badanku terasa remuk, diduduki siang-malam," bisik Kursi pelan.
"Tanpa bisa aku merubah posisi," tambahnya lagi.
"Mungkin beginilah rasanya diduduki orang yang 'berat' Kharisma-nya,
tolong sampaikan kepada Mejingkuhirulangu, si 7 warna, 7 aksara,
sebelum proyek
Pelangi tuntas,
usahakan agar Kumbang hadir kembali,
merubah posisi,
MENOLEH barang sejenak,
biar hilang segala curiosity"

Poernama mengedipkan sebelah matanya dan berkata dengan penuh arti:

"Akan aku sampaikan kepada Ibu
Pelangi".
"Mungkin bisa diusahakan untuk dibuat semacam memento mori," sambungnya lagi, mengutip Susan Sontag.


Sesaat kemudian, Poernama dan Bintang pun pamit. Selang beberapa langkah, Kursi meneriakkan sesuatu: "Oh iya, jangan lupa ... sampaikan salam takzim ku kepada Ibu Pelangi."
"So pasti," kata Poernama. Sambil tersenyum manis dilambaikannya tangannya.

Sesampainya di rumah, sambil mendengarkan The Pianist, Elton John, Poernama terlihat sedang asyik membaca berita tentang ... something about ... pasangan lengket sambil tersenyum simpul.



Something About The Way You Look Tonight (Elton John)
Source: Josephle2k @YouTube